Kamis, 29 Maret 2012

Hening

Biarkan hening sejenak
Biarkan pikirku menjernih
Barkan lelahku menemukan tempat untuk beristirahat sejenak
Biarkan aku hening dalam keheningan



Tetap Sama

Tiap orang pasti punya masa lalu, begitu juga aku ataupun kamu.
Dan bukan sebuah kekecewaan yang mendalam ketika kamu mengatakannya......
Justru hal ini menyentakkanku dari alpa serta mengembalikan kesadaranku bahwa tidak ada manusia yang sempurna, Aku ataupun kamu, sungguh Kesempurnaan itu hanyalah MilikNYA
Teringat akan diriku yang mungkin terlalu melihat keatas,
Dan jika kamu bertanya seberapa besar keyakinanku terhadapmu sekarang?
Maka keyakinanku tetap sama besarnya seperti kemarin, sebelum lembar cerita itu terbuka, malah semakin besar keyakinan adanya.

Tetaplah menjadi apa adanya kamu, dengan segala masa lalu, saat ini, maupun esok.

Welcome To The Real Life


Rabu, 28 Maret 2012

Call my name

Orang bilang apalah arti sebuah nama, tapi nama bagiku nama adalah do'a. Aku sangat menghargai itu. Salah satunya dengan nama ini ''Rima Riya Lutfi", apapun makna didalamnya, yang jelas orangtuaku memberikanku nama itu dengan harapan yang terbaik untuk hidupku kelak.

tapi aku senang dipanggil Mey, Ya... u can call me mey too

Cuma Syukur

Pagi datang seperti biasa, memberi harapan baru untuk anak manusia yang tengah terlelap. Sama halnya denganku. Memulai hari dengan berharap ada  sesuatu yang membuatku tersenyum. Membangunkanmu sudah menjadi hal  yang selalu reflek. Ku coba menghubungimu, tak ada jawaban. Apa mimpimu begitu indah hingga engkau enggan untuk beranjak. Semalam aku tak mendengar suaramu. Perlahan kebiasaan itu seolah memudar dengan sendirinya, seiring komitment yang menguat, namun justru kebiasaan-kebiasaan kecil itu perlahan berkurang. Mungkin memang begitu, seiring berjalannya waktu, cinta menemukan bentuk lain dalam pengabdiannya. Bukan lagi kata-kata romantis, bukan perhatian-perhatian kecil, namun lebih kepada kerelaan untuk saling menerima apa adanya. belajar memahami sifat asli.


Tak mengapa, hidup memang harus berjalan seperti itu. Aku hanya ingin tenang mengikutinya. Perubahan pasti akan ada. Aku, Kamu, Ataupun Kita semua akan mengalami perubahan. Dan tentunya kita dituntut untuk belajar, termasuk ketika apa yang kita harapkan tidak sesuai kenyataan. Tentunya juga kita harus belajar menerima dengan hati yang lapang. Berusaha untuk bersabar dan ikhlas. Dan yang tak kalah pentingnya  adalah tetap bersyukur meskipun yang kenyataan belum sesuai harapan.

Kalau boleh dikatakan, jika kita menuruti keinginan, maka tak akan pernah cukup, karena selama kita hidup manusia akan selalu punya keinginan, satu keinginan terpenuhi maka muncul keinginan lain. Yang bisa membatasi hanyalah rasa bersyukur. Cobalah sesekali melihat ke bawah. Maka hati kita akan tunduk, tak ada lagi gelisah yang mengganggu. Aku juga tengah belajar untuk bersyukur atas semua yang aku miliki, bersyukur atas apa yang terjadi, kalaupun memang kurang baik, maka tugas kita untuk membenahi.

Iya.... Hanya dengan syukur... syukur... dan bersyukur....
Hidup akan terasa ringan. hati ringan dan tentram.
Semoga aku selalu ingat untuk banyak-banyak bersyukur.
Amin.

Selasa, 27 Maret 2012

HomeWorK

List kerjaan masih banyak, yang satu belum kelar dan yang lain telah menunggu....
tadaaaaa.......... dan saya masih harus belajar. :)

Klise ya pernyataan di atas, sekilas kaya anak school aja, anak kuliahan juga bukan deh kayaknya. haha.... terserah deh, yang mau saya ungkapkan itu, begini maksud saya intinya pokok dasarnya itu saya masih punya tanggungan yang harus saya selesaikan dalam hidup ini. Mulai dari tanggungan pribadi seperti merubah kebiasaan-kebiasaan nggak baik, hubungan sama keluarga terus sama ehem, kang mas tersayang, hehehe... jadi malu kalau udah ngomongin kang mas.

Baiklah sodara-sodara saya mau coba buat daftar pekerjaan dulu, kemudian mulai disusun skala prioritasnya, terus tinggal laksanakan. Nah, yang bagian terakhir itu yang kayaknya paling istimewa. Kenapa saya bilang begitu, karena pada kenyataannya selama ini, bagian praktek pasti yang selalu membutuhkan waktu lama dan banyak kendala yang dihadapi. Dan memang begitulah. Saya selalu mandeg ditengah jalan ( bahasa jawa "berhenti" ). Mungkin karena kurang sungguh-sungguh aja kali ya. Iya, maybe... emang begitu. Tapi gak boleh nyerah.

Sekarang mau mulai nyusun daftar pekerjaan dulu deh, disusun, kemudian diselesaikan satu persatu.
Dan saya ucapkan " Ganbatte Ne "

Selasa, 13 Maret 2012

Review Pekerjaan

Semua berlalu begitu cepat
Dan aku telah disini selama 1 tahun 5 bulan 19 hari.
Masih ingat pertama kali aku menginjakkan kaki disini, bukan sebagai pengunjung yang dilayani namun sebagai orang yang memberikan pelayanan. Aku tidak tahu banyak sebelumnya, namun karena berada ditempat ini aku sedikit demi sedikit aku memahaminya. Meskipun banyak kurang disana sini. Orang bilang ini adalah jendelah dunia, dimana lewat ia kita bisa mengetahui apa yang sedang terjadi tanpa harus berpindah tempat. Cukup mahir untuk menarikan jarimu di atas tuts dan sedikit menggeser kursor. Namun, terkadang aku belum bisa memanfaatkan dengan baik.

Dalam waktu setahun lebih, banyak hal yang berubah. Beberapa menunjukkan ke arah perubahan positif, namun tak sedikit yang tak sesuai harapan. Ada kurang dan ada lebih adalah hal yang wajar, namun tinggal bagaimana menyeimbangkan antara keduanya. Karna itu aku rasa aku memerlukan sebuah review ulang semua yang telah lewat. Aku mulai membanding-bandingkan keadaan hari ini dengan beberapa waktu yang lalu, Entah itu dari segi teknis peralatan ataupun dari segi humannya.

Yang paling terlihat dominan dari semuanya adalah kuantitas pengunjungnya. Ada penurunan 2 hari terakhir, entah karena cuaca yang kurang bersahabat atau memang masih segitu rezki yang di kasih.
Peralatan juga banyak yang mulai lag,

Dari segi humanitas, kinerja mulai menurun, semangat juga menurun, sering terlambat dan izin, mungkin dari pelayanan juga kurang memuaskan, kurang ramah.

Pengawasan juga tak seperti dulu, mungkin karena kesibukan dan jadwal buka yang siang menyebabkan keengganan untuk melihat-lihat.

Dan untuk 1 bulan belakangan ada tambahann job, yang memerlukan pembagian waktu yang proporsional dan tentunya kembali lagi belajar. Sebelum ini memang sudah diperkenalkan namun sekarang pengaturan sepenuhnya ada padaku.

Sepertinya perlu diadakan lagi review yang lebih mendetail dan diperlukan jadwal agar semua berjalan lancar, dan yang lebih penting adalah disiplin dalam menaati jadwal itu. Sanski juga mungkin diperlukan mengingat aku yang seperti ini.

Dan untuk rencana looking for job... sambil jalan dan sambil membenahi diri.

Semangaad Mey

Jumat, 09 Maret 2012

Be Mature

Dewasa itu tidak bisa diukur dari usia. Usia mungkin menjadi harapan dan tolok ukur untuk terus memperbaiki diri menjadi lebih dewasa. Namun bukan mutlak jadi standar kedewasaan seseorang. Banyak orang yang memiliki usia yang matang dan dewasa namun belum bisa berpikir dewasa. Jadi dewasa itu ditentukan oleh apa?
Dewasa itu adalah sebuah pilihan, pilihan yang menurut hati nurani kita benar, namun tetap menyeimbangkan logika tanpa terus menurut pada emosi. Dewasa itu terletak pada cara pandang kita terhadap hal-hal yang terjadi. Dewasa itu bagaimana kita bersikap saat menghadapi masalah, tetap tenang dan bisa mengendalikan emosi ketika marah. Dewasa itu ketepatan dalam mengambil keputusan pada saat tak terduga, saat dibutuhkan kebijakan dalam berpikir, sebisa mungkin mengambil keputusan yang menjadi kebaikan semua pihak dan menghindari resiko seminimal mungkin. Kesalahan itu wajar dalam hidup, namun seseorang yang dewasa akan belajar dari kesalahan itu agar tidak terjatuh di lubang yang sama.

Dewasa itu adalah ketika kita memegang teguh komitmen, bertanggung jawab atas semua akibat dari keputusan yang kita ambil, baik itu yang kita harapkan maupun yang jauh dari pikiran kita, karena banyak hal-hal yang tidak terduga dalam hidup.

Dewasa itu ketika kita tahu bahwa jika kita memulai sesuatu maka kita harus menyelesaikannya hingga akhir, bukan berhenti ditengah jalan tanpa tahu akhirnya.

Dewasa itu ketika kita tahu bahwa hidup kita bukan semata-mata milik kita. Hidup kita adalah milik Tuhan dan milik orang-orang yang menyayangi kita.Kita harus menjaganya baik-baik. Menghargai hidup kita berarti juga menghargai orang lain. Jadi saat, terlintas dalam pikiran untuk mengahirinya, ingatlah ini baik-baik.

Dewasa itu ketika kita tau bahwa seluruh hidup kita ada di genggaman Tuhan. Tak perlu lagi gelisah dan bersedih ataupun mencemaskan hari esok, Karena segala sesuatu telah ada yang menentukan. tetap berusahan yang terbaik dan serahkan diri padaNya. Apapun yang terjadi dalam hidup ini adalah ketentuan dariNya. Sejatinya kita tidak pernah sendiri. Allah selalu bersama kita. Dan memohon untuk diberikan kebijakan dalam bertindak juga salah satu usaha kita.

Apapun itu, teruslah berusaha menjadi dewasa.
Tua itu pasti, tapi dewasa adalah pilihan.