Pagi datang seperti biasa, memberi harapan baru untuk anak manusia yang tengah terlelap. Sama halnya denganku. Memulai hari dengan berharap ada sesuatu yang membuatku tersenyum. Membangunkanmu sudah menjadi hal yang selalu reflek. Ku coba menghubungimu, tak ada jawaban. Apa mimpimu begitu indah hingga engkau enggan untuk beranjak. Semalam aku tak mendengar suaramu. Perlahan kebiasaan itu seolah memudar dengan sendirinya, seiring komitment yang menguat, namun justru kebiasaan-kebiasaan kecil itu perlahan berkurang. Mungkin memang begitu, seiring berjalannya waktu, cinta menemukan bentuk lain dalam pengabdiannya. Bukan lagi kata-kata romantis, bukan perhatian-perhatian kecil, namun lebih kepada kerelaan untuk saling menerima apa adanya. belajar memahami sifat asli.
Tak mengapa, hidup memang harus berjalan seperti itu. Aku hanya ingin tenang mengikutinya. Perubahan pasti akan ada. Aku, Kamu, Ataupun Kita semua akan mengalami perubahan. Dan tentunya kita dituntut untuk belajar, termasuk ketika apa yang kita harapkan tidak sesuai kenyataan. Tentunya juga kita harus belajar menerima dengan hati yang lapang. Berusaha untuk bersabar dan ikhlas. Dan yang tak kalah pentingnya adalah tetap bersyukur meskipun yang kenyataan belum sesuai harapan.
Kalau boleh dikatakan, jika kita menuruti keinginan, maka tak akan pernah cukup, karena selama kita hidup manusia akan selalu punya keinginan, satu keinginan terpenuhi maka muncul keinginan lain. Yang bisa membatasi hanyalah rasa bersyukur. Cobalah sesekali melihat ke bawah. Maka hati kita akan tunduk, tak ada lagi gelisah yang mengganggu. Aku juga tengah belajar untuk bersyukur atas semua yang aku miliki, bersyukur atas apa yang terjadi, kalaupun memang kurang baik, maka tugas kita untuk membenahi.
Iya.... Hanya dengan syukur... syukur... dan bersyukur....
Hidup akan terasa ringan. hati ringan dan tentram.
Semoga aku selalu ingat untuk banyak-banyak bersyukur.
Amin.
Tak mengapa, hidup memang harus berjalan seperti itu. Aku hanya ingin tenang mengikutinya. Perubahan pasti akan ada. Aku, Kamu, Ataupun Kita semua akan mengalami perubahan. Dan tentunya kita dituntut untuk belajar, termasuk ketika apa yang kita harapkan tidak sesuai kenyataan. Tentunya juga kita harus belajar menerima dengan hati yang lapang. Berusaha untuk bersabar dan ikhlas. Dan yang tak kalah pentingnya adalah tetap bersyukur meskipun yang kenyataan belum sesuai harapan.
Kalau boleh dikatakan, jika kita menuruti keinginan, maka tak akan pernah cukup, karena selama kita hidup manusia akan selalu punya keinginan, satu keinginan terpenuhi maka muncul keinginan lain. Yang bisa membatasi hanyalah rasa bersyukur. Cobalah sesekali melihat ke bawah. Maka hati kita akan tunduk, tak ada lagi gelisah yang mengganggu. Aku juga tengah belajar untuk bersyukur atas semua yang aku miliki, bersyukur atas apa yang terjadi, kalaupun memang kurang baik, maka tugas kita untuk membenahi.
Iya.... Hanya dengan syukur... syukur... dan bersyukur....
Hidup akan terasa ringan. hati ringan dan tentram.
Semoga aku selalu ingat untuk banyak-banyak bersyukur.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar