Senin, 09 April 2012

Malam

Malam kembali melebarkan sayapnya. Memeluk jiwa yang risau. Menggengam jemari yang lelah . Ia laksana kawan lama yang hadir menemani. Duduk melingkar membagi harapan dalam tangga mimpi.

Dan malampun terasa panjang bagi jiwa yang risau. Sama panjangnya ketika menunggu matahari tersenyum saat hujan tengah hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar